Beberapa orang memilih menggunakan transportasi untuk bepergian. Tak hanya lebih praktis, naik angkutan umum juga dianggap lebih ekonomis. Namun, saat naik kendaraan umum, setiap penumpang harus mematuhi peraturan yang ada. Tak hanya itu, mereka juga harus mau berbagi tempat duduk dengan penumpang lainnya. Mereka juga harus menjaga kesopanan demi kenyamanan orang lain. Belakangan, sebuah kejadian aneh jadi viral di media sosial.
Peristiwa ini pertama kali dibagikan oleh seorang perempuan bernama Grace Anne Pinto Angeles. Pada saat itu, Grace sedang dalam perjalanan pulang ke rumahnya. Grace pulang naik angkutan lokal Filipina yang sering disebut jeepney. Grace mengunggah 2 foto yang memperlihatkan suasana di dalam angkutan yang ia tumpangi. Sekilas penampakan tersebut biasa saja.
Beberapa penumpang duduk bersebelahan di dalam jeepney. Tapi, perhatian Grace ternyata fokus pada sepasang kekasih yang duduk di depannya. Pasangan ini sekilas terlihat duduk biasa saja.
Meskipun begitu, Grace mengaku bahwa sang pria menunjukkan gerak-gerik aneh. Pria tersebut terlihat berusaha keras menutupi bagian bawahnya dengan payung ungu yang ia bawa. Dalam satu foto, pria tersebut terlihat berbicara dengan sang pacar yang tak terlihat wajahnya. Di foto lain, ekspresi wajah si pria tampak tak senang.
Pria naik jeepney bersama pacar
Ternyata, pria tersebut berusaha menutupi bagian kakinya. Setelah dicermati, laki-laki ini menggunakan alas kaki yang tak biasa. Ia terlihat memakai sepatu pantofel wanita warna hitam.
Ia berusaha menutupi kakinya dengan payung agar orang-orang tak melihatnya. Namun, usahanya ini sia-sia karena sang pacar terus menertawakannya. Grace berasumsi bahwa pria ini baru saja menjemput pacarnya pulang sekolah.
Sepatu yang ia pakai memiliki heels sekitar 2 sentimeter, jenis pantofel yang biasanya dipakai anak sekolah atau sales.
Grace menduga si perempuan kelelahan berjalan hingga sang pacar menawarinya sandal. Sayangnya, di pria tak membawa sandal ekstra. Akhirnya, ia terpaksa mengenakan sepatu heels ini selama perjalanan.
Pria naik jeepney bersama pacar
Grace mengaku tak bisa menahan tawa saat melihat pemandangan ini. Kejadian yang ia unggah ini jadi viral dan sudah dibagikan lebih dari 12 ribu kali.
Banyak netizen yang memuji aksi romantis dan perhatian pria tersebut. Yeye Samala: "Omg! Ini benar-benar menunjukkan bagaimana cinta. Duh, so sweet banget ya aksi pria ini. Semoga dia nggak malu ya jika dilihat banyak orang. Apa kamu pernah mengalami kejadian serupa? (TribunStyle.com, Anggraini Wulan Prasasti)
Bicara soal motor cruiser, zaman dulu merek yang terkenal adalah Harley-Davidson. Namun, harganya yang tergolong mahal membuat tidak banyak orang mampu memilikinya.Untuk memenuhi permintaan akan motor cruiser dengan harga terjangkau, beberapa pabrikan motor asal Jepang memutuskan untuk menghadirkan model tersebut.
Sayangnya, dulu kehadiran motor cruiser buatan Jepang tidak sepopuler HD yang berasal dari Amerika Serikat. Kini, hal tersebut telah berubah.
Setelah Honda meluncurkan CMX500 Rebel dan Kawasaki dengan Vulcan S, kini giliran Suzuki yang menggarap motor cruiser.
Dilansir dari Bikeadvice, Selasa 7 November 2017, penampakan motor ini sudah beredar sejak beberapa waktu lalu. Sayangnya, gambarnya buram karena diambil dari brosur. Untungnya, ada warganet yang berhasil mengabadikan motor tersebut saat diuji coba oleh komunitas Suzuki di India.
Meski hanya ditanami mesin dengan kapasitas 150 cc, namun motor yang satu ini pantas ditunggu-tunggu. Sebab, dengan mengusung gaya cruiser, motor ini punya tampilan sangat macho. Motor yang diberi nama Intruder ini menggunakan mesin yang sama dengan Suzuki Gixxer, yang mampu memuntahkan tenaga hingga 14.5 daya kuda dan torsi maksimum 14 Newton meter. Untuk kisaran harga juga masih misterius. Namun, juga beredar kabar motor ini akan dijual dengan harga setara Rp21 jutaan di India. (ren)
Saat ketemu dengan pengemis, lebih sering merasa kasihan atau justru sebaliknya? Kejadian berikut ini bikin banyak orang gempar dan pasti geleng-geleng. Satpol PP Kota Kediri tengah mengadakan razia pada hari selasa (24/10/2017). Sejumlah pengemis akhirnya berhasil diamankan. (Baca juga: ) Yang bikin gempar, ternyata petugas Satpol PP menjaring 2 orang yang punya latar belakang menghebohkan. 2 orang tersebut adalah Reso yang berumur 63 dan Suwarno yang berusia 60. Tak banyak yang tahu, ternyata keduanya miliki sepeda motor Honda Beat. Diduga, mereka berdua adalah orang yang sebenarnya tak terlalu kesusahan. Pengemis sendiri adalah orang yang mendapatkan penghasilan dengan cara meminta-minta. Orang semacam ini melakukan aksinya dengan meminta-minta di muka umum. Cara yang dilakukan untuk menarik simpati menggunakan berbagai modus. Tapi senjata utamanya adalah belas kasihan.
Pengemis diciduk | Surya/didik mashudi
Pengemis bisa saja menggelandang tinggal di mana saja. Namun tak jarang juga ada pihak yang melakukan aksi mengemis meski punya hidup yang masih berkecukupan.
Dikutip wartawan Grid.ID dari Surya, Kabid Trantibun Satpol PP Kota Kediri bilang seperti ini. "Kedua pengemis itu masih memiliki keluarga," ungkap Nur Khamid. Mereka, "Juga punya rumah tempat tinggal yang layak." Salah seorang pengemis, Suwarno, malah punya tempat tinggal di Desa Wonorejo, Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri.
Rumahnya tergolong bagus. Bertembok dan memiliki 2 lantai. Wujud rumah tersebut diketahui saat petugas Satpol PP mengantar Suwarno. Suwarno dikembalikan ke tempat asalnya.
Ini disimbolkan saat Satpol PP menyerahkan Suwarno kepada ketua RT, Wujud Sukandar. Kabid Trantibun Satpol PP Kota Kediri bercerita bahwa petugasnya tak menyangka akan menemukan hal mencengangkan.
"Sewaktu petugas kami datang, Pak RT tak mengira kalau yang bersangkutan mengemis." "Karena, dilihat dari sosial ekonomi di desanya tergolong mampu." Suwarno sendiri dikatakan sedang mengurus pindah tempat tinggal ke Tuban. Ini dilakukan usai bercerai dengan sang istri.
Pengemis yang lain, Reso, kemudian diserahkan kepada sang anak. Serah terima dilakukan di rumah anaknya yang sudah berumur 36 tahun. Rumah anak Reso berada di Dusun Patikreco, Desa Jati Mulyo, Kecamatan Kauman, Kabupaten Tulungagung.
Kepada petugas Satpol PP, Yohanes Rudi Darmawan mengaku tak mengetahui bahwa orang tuanya selama ini mengemis di jalan Kota Kediri. Reso setidaknya sudah 2 kali terjaring operasi Satpo PP. Dia diamankan karena mengemis di perempatan Alun-Alun Kota Kediri dan di pertigaan Jalan Iskandar Muda.
Kedua pengemis ini sempat menginap semalaman di Kantor Satpol PP hingga akhirnya diserahkan kepada keluarga.
Tak hanya itu, mereka juga harus membuat pernyataan agar tak mengulangi perbuatannya kembali. Sebelumnya, saat diamankan petugas, Reso dan Suwarno mengkau sebagai warga Dusun Nganget, Desa Kedung Jambe, Kecamatan Singgahan, Kabupaten Tuban.
Keduanya mengaku datang dari Tuban menaiki Honda Beat dengan nomor plat S 4614 GP. Sepeda motor milik Suwarno ini ditemukan petugas Satpol PP tengah dititipkan di parkiran dekat Jalan KH. Ahmad Dahlan.(*)
Diperkenalkan di Tokyo Motorshow 2017, melalui world.honda.com (25/10/2017), Honda menjelaskan bahwa motor Honda Super Cub C125 didesain dengan meniru Honda Super Cub generasi pertama. Berikut motor Honda Super Cub generasi pertama:
http://young-machine.com/2017/10/25/2941/
Disebutkan bahwa bentuk sayap, model setang dan lampu dari Honda Super Cub C125 sengaja dibuat mirip generasi pertama. Bahkan beberapa komponen yang pada generasi pertama menggunakan logam juga menggunakan logam di Honda Super Cub C125. Bentuk knalpot walau sedikit berbeda, terlihat mirip dengan generasi pertama:
Honda CB 150r saat ini tengah menjadi salah satu tulang punggung penjualan Honda di sektor motorsport. Dengan harga yang dipatok mencapai angka 26,025 juta otr Jakarta untuk varian umum dan harga 27 425 juta untuk varian edisi spesial, motor ini menawarkan berbagai fitur yang membedakan dengan pesaingnya antara lain : mesin DOHC, rangka truss frame, lcd spedo meter dan lampu LED. Penggunaan jenis rangka ini awalnya ditujukan untuk menyaingi seteru abadinya Yamaha Vixion yang terkenal dengan rangka deltabox. Dengan penggunaan rangak tersebut Honda CB 150 SF hingga Honda CB150 R sukses diterima oleh masyarakat Indonesia dengan berhasil terjual hingga puluhan ribu per tahun.
Kejadian rangka patah foto: roda2blog.com
Seperti halnya pendahulunya, Honda cb 150r ini juga memiliki keluhan yang sama antara lain : suara mesin klotok-klotok, suara rantai yang kasar dan kasus kerusakan pada rangka truss framenya. Memang semuanya tidak mengalami kasus rangka patah namun ternyata sudah ada hampir 20 motor yang mengalami rangka patah seperti yang ditangani oleh bengkel milik sena ponda. Mayoritas patah terletak di bagian tengah yang menahan tangki bahan bakar. Hal ini kemungkinan disebabkan karena pada daerah tersebut tidak mampu menahan beban yang cukup berat karena desain dan kualitas material yang tidak cukup baik.
Rangka Patah foto :roda2blog.com
Untuk mencegah hal tersebut Sena Ponda memberikan tips dengan manmbah plat setebal 15-30 mm di area tersebut untuk selanjutnya dilas. Untuk menghindari kasus rangka patah juga dianjutrkan untuk tidak membawa beban yang berlebih.
Walaupun di kelas 250 cc 2 silinder telah ada All New CBR250RR yang memang sangat menyita perhatian khalayak ramai,namun di kelas ini pun ada dua motor lain nya yakni Ninja 250 Fi yang di banderol mulai dari Rp.59.800.000 Otr Jakarta dilansir dari kawasaki-motor.co.id (16-10-2017) dan YZF R25 yang dibanderol mulai dari Rp.56.200.000 Otr Jakarta dilansir dari yamaha-motor.co.id (16-10-2017).
Meskipun Ninja 250 Fi dan YZF R25 kalah dalam hal spesifikasi dan fitur,namun tentu ke dua motor ini memiliki fans tersendiri oleh sebab itu baik club maupun komunitas nya ada di berbagai kota di tiap Provinsi di Indonesia.
Meskipun YZF R25 dan Ninja 250 Fi bersaing dalam hal penjualan,namun saat sudah sampai ke tangan konsumen tentu nya pemilik ke dua motor tersebut tidak ribut seperti yang sering di temui di komentar blog atau di video youtube. Mereka pun kerap riding bareng seperti hal nya yang satu ini.
Referensi pihak ketiga
Ya sobat UCers bisa lihat sendiri bagaimana ke dua motor dari dua pabrikan berbeda sedang parkir bareng di suatu tempat dan seperti nya mereka sedang istirahat saat dalam perjalanan,ke dua nya memang sudah dalam keadaan sama sama tidak standard pabrikan,sebut saja ke dua motor ini sama sama tidak menggunakan spakbor belakang dan sudah memakai knalpot aftermarket serta ke dua nya pun telah di sematkan beberapa part aksesoris yang menunjang tampilan. Jika sobat UCers di suruh memilih antara dua sport fairing di atas dalam keadaan seperti itu,pilih Ninja 250 Fi atau YZF R25 ?
Honda Resmi Luncurkan PCX Generasi Terbaru – Persaingan antar produsen otomotif global di segmen skutik rpemium tampaknya semakin ketat saja. Bahkan, untuk memikat para calon konsumen, beberapa produsen pun memproduksi beberapa model skutik baru dengan spesifikasi mumpuni atau dengan melakukan pembaruan pada model sebelumnya. Seperti dengan Honda yang mana generasi terbaru Honda PCX kini resmi dipamerkan di ajang Tokyo Motor Show (TMS) 2017 di Tokyo Big Sight, Jepang.
Skutik kelas premium buatan pabrik berlogo kepakan sayap tersebut kini hadir dengan tampilan baru. Pasalnya, skutik ini telah mengalami banyak ubahan, khususnya pada sektor desain sehingga terlihat lebih menarik dan elegan dibanding model sebelumnya. Lalu, apa saja sih kelebihan dari Honda PCX terbaru ini?
Menilik dengan desain terdahulu, ada sedikit perbedaan di mana perbedaan yang cukup menonjol tampak pada sektor desain paling utama. Di mana, kini terdapat pada bagian buritan, yaitu di spakbor. Selain itu, corak warna pun juga turut dibedakan, varian listrik dominasi putih ditambahkan aksen biru sedangkan untuk varian hibrida lebih cenderung berwarna biru. Selain itu, perubahan yang paling menarik yakni mengenai jantung pacu karena pada generasi baru ini bukan versi mesin bensin melainkan electrik (listrik) dan hibrida.
“Kedua model ini akan kami jual mulai tahun depan di Jepang,” kata Takahiro Hachigo, President selaku CEO and Representative Director of Honda Motor Co., Ltd, di Tokyo Motor Show 2017 yang diselenggarakan pada Rabu (25/10/2017).
Di sisi lain, hal yang cukup menarik yakni dikabarkan bahwa Direktur Pemasaran PT Astra Honda Motor (AHM) Thomas Wijaya menambahkan jika model ini baru pertama diperkenalkan di Jepang, dan diharapkan untuk bisa di bawa ke Indonesia.
“Kalau di Jepang bukan hanya sekedar konsep tetapi ini juga bisa diproduksi massal untuk pasar domestik Jepang,” kata Thomas saat di tempat yang sama.
Sementara itu, berbicara mengenai spesifikasi, sampai saat ini pihak Honda msih belum memberikan konfirmasi resminya. Akan tetapi, untuk versi listrik diyakini nantinya bakal memiliki dua baterai yang di tempatkan di bagasi. Sehingga, kemungkinan besar kapasitas penyimpanan barang pada bagian bagasi akan menjadi lebih sedikit.
“Kita tunggu waktunya, sekarang kita sedang melakukan studi tahap akhir untuk produk ini,” ucap Thomas.