-->
Tampilkan postingan dengan label Sport. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sport. Tampilkan semua postingan

Selasa, 31 Oktober 2017

Belum Di Rilis Resmi Di Indonesia Sudah Ada Ninja Versi Matic ?

Seperti dilansir dari kompas.com (26-10-2017) dan media lain nya,Kawasaki telah memperkenalkan Ninja 250 Fi versi 2018 yang mana motor tersebut adalah upgrade dari Ninja 250 Fi current yang memiliki performa lebih tinggi dibanding Ninja 250 Fi current,ya motor tersebut memang fokus pada hal performa semantara fitur lebih lengkap CBR250RR dan design ya silahkan nilai sendiri saja.
Mungkin semua sudah tahu jika Ninja 250 Fi versi 2018 sama sekali belum di rilis resmi di Indonesia,akan tetapi sudah mendapat ragam komentar dari netizen,ada yang menyatakan bahwa Ninja 250 Fi versi 2018 mirip R25 dan Vario 150 atau 125 hingga ada meme mr bean yang sebenarnya sudah saya bahas sebelum nya yang saya dapati dari berbagai socmed.
Referensi pihak ketiga
Mengenai hal tersebut dari salah satu grup whatsapp ada yang kirim sebuah foto Honda Vario 150 atau 125 yang berwarna hijau lengkap dengan emblem Ninja,seperti ini tampilan nya.
Referensi pihak ketiga
Ya seperti yang sobat lihat foto di atas merupakan satu unit Honda Vario entah berkubikasi 125 atau 150 yang mana motor tersebut seluruh bagian body nya sudah di laburi dengan warna hijau serta di bagian samping body nya terdapat emblem Ninja.

Dari kiriman tersebut di salah satu grup whatsapp tentu nya mengundang banyak sekali komentar dari anggota nya,ada yang mengatakan mirip dengan Ninja 250 Fi versi 2018,ada yang menyatakan bahwa motor tersebut Ninja versi matic dan masih banyak lagi komentar lain nya yang tidak mungkin di sebutkan satu persatu disini.

Ninja 250 Fi versi 2018 sendiri sebenarnya belum di rilis secara resmi oleh Kawasaki Indonesia,namun ragam komentar dari netizen sudah menyatakan hal yang enggak enggak,entahlah nanti nya Ninja 250 Fi 2018 apakah akan mendapat respon baik dari pecinta roda dua atau sebalik nya. Bagaimana menurut sobat?

Senin, 30 Oktober 2017

10 Produk Sepeda Motor Buatan Indonesia yang Ternyata Laris Manis di Mancanegara

Apabila suatu produk sudah berhasil memuaskan konsumen, maka hasil penjualan produk itu juga pasti akan menggembirakan. Seperti produksi motor merk Yamaha dan Honda yang laris manis karena memiliki popularitas tinggi di mata konsumen. Dari kedua merk tersebut masing-masing NMax dan Beat yang merupakan jenis skuter matik, menjadi model favorit konsumen.

Bahkan untuk bulan April saja Yamaha Nmax menuai sukses di negeri orang dengan mengekspor 12.006 unit, disusul Honda Beat 4.925 unit dan Honda Vario (125 & 150) sebanyak 4.194 unit.
Industri kendaraan bermotor roda dua Indonesia mengalami kenaikan dilihat dari jumlah penjualan ke mancanegara.

Dari data Asosiasi Industri Sepeda motor Indonesia (AISI) tercatat, ada 35.152 unit sepeda motor buatan lokal dilepas di pasar ekspor selama April 2017 lalu.
Nah, sekarang saya akan memberikan informasi seperti yang dilansir dari goodnewsfromindonesia.id (21/05/2017) mengenai sepeda motor buatan Indonesia yang mana saja, yang menjadi incaran dunia itu.

 1. Yamaha NMax: 34.480 unit
ru88ercookie.com
Merupakan produk terbaru setelah Yamaha YZF R25. Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) pertama kali meluncurkan Nmax pada januari 2015 dengan berbagai keunggulan yang menempel, seperti:
• Fitur optimasi bahan bakar (blue cores)
• rem anti selip (anti-lock brake system)
• optimasi kerja mesin (variable valve actuation )
Soal harga tak perlu risau Skuter matik premium kelas 150 cc ini, dibanderol pada kisaran Rp 24 - 27 juta saja.

2. Suzuki Address: 6.332 unit
semisena.com
Desain terlihat sangat berbeda dengan generasi pendahulu Suzuki, sebab bentuk lebih besar meski masih terkesan ramping. Ini merupakan skutik generasi kedua Suzuki, dengan pendahulu adalah Suzuki Next F1.
Melanjutkan generasi sebelumnya, Suzuki melahirkan produk baru yang memiliki bentuk lebih besar tapi tetap terkesan ramping. Sebelumnya Suzuki Next F1 sudah lebih dulu masuk pasar.
Membawa Mesin berkapasitas 113 cc, Suzuki Address dibanderol dengan harga Rp 15 juta saja.

3. Honda Beat: 4.925 unit
speedmotoblog.wordpress.com
Masih bergantung tipe, Honda Beat bisa dimiliki dengan kisaran Rp 14 - 15 juta.
Keunggulan:
• Teknologi untuk kurangi gesekan sehingga mesin lebih halus (enhanced smart power )
• Desain membentuk V di bagian depan memberi kesan tampilan luwes karna lebih ramping
• Teknologi optimasi tenaga mesin (fuel injection)

4. Yamaha MX King: 9.200 unit
poskotanews.com
Lewat kelas 150 cc, dan harga Rp 18 - 19 MX King mengusung produk yang menyasar segmentasi bebek sport. Dengan spesifikasi lebih baik yakni pada desain yang dianggap lebih modern. Produk ini diluncurkan pada tahun 2015 yang lalu.

5. Honda Vario: 9.744 unit
iwanbanaran.net
Tetap bergantung pada tipe, dibandrol dengan kisaran Rp 17 - 18 juta. Mampu menghasilkan emisi gas buang yang rendah dengan mesin 125 cc. Desain yang memiliki lekuk tajam memberi kesan tersendiri bagi pengendara.

6. Yamaha MT-25: 4.880 unit
Yamaha MT-25 adalah varian menengah dari Yamaha MT Series, selain MT-09 dan MT-07. Keunggulan:
• Memiliki performa tangguh dan tarikan mantap.
• Desain balap yang masuk kelas menengah jenis tanpa sayap (naked bike)
Diluncurkan pada Juni 2015, Mesin di kelas 250 cc ini dijual pada harga Rp 46 juta.

7. Yamaha R25: 9.400 unit
https://www.indiacarnews.com/wp-content/uploads/2015/05/Yamaha-YZF-R25.jpg
Saya rasa sudah layak jika R25 dihargai Rp 53 juta, sebab desain full fairing nampak sangat elegan dan terkesan bagaikan MotoGP saja. Sedangkan untuk mesin berkapasitas 250 cc.

8. TVS Neo: 3.355 unit
stephenlangitan.com
Fitur pengisi daya ponsel bernama i-Charge, merupakan fitur yang cukup bermanfaat terutama ketika Anda jauh dari colokan listrik.
Apalagi untuk anak muda yang mau tampil modis, jadi keren bisa ngecas hp di motor.
Untuk harga sekitar Rp 11 - 12 juta, Anda sudah bisa membawa motor yang telah mendapatkan banyak penghargaan ini.

9. Yamaha All New Soul GT: 8.000 unit
motorblitz.com
Menyasar segmentasi pengendara pria, skuter matik papan atas ini dijual dengan harga Rp 16 juta saja. Selain itu sistem yang digunakan juga mendukung optimalisasi bahan bakar, jadi bisa lebih irit.

10. Honda Sonic: 5.952 unit
autotimesport.wordpress.com
Memakai mesin DOHC 4-Valve dengan kubikasi sebesar 149,16, Sonic jadi incaran. Keunggulan lain:
• Kerja mesin (programmed fuel injection)
• Desain yang sporty dan cukup futuristik
• Kapasitas mesin 150 cc
• Harga masih murah cuma Rp 21 juta saja

Menurut data penjualan diatas bisa kita simpulkan, pada peringkat seperti yang dilansir dari liputan6.com (20/05/2017) kedua diduduki merek Honda dengan total ekspor pada April 2017 mencapai 10.373 unit. Sedangkan bulan sebelumnya, Honda telah mengekspor 9.603 unit.

Apabila ditotal, maka Yamaha menjadi produsen yang paling banyak mengekspor ke luar negeri dengan jumlah 21.068 unit yang artinya, naik dari 17.912 pada bulan sebelumnya.
Catatan: peringkat tersebut berdasarkan pada data penjualan bulan April 2017.

5 Motor Sport Murah Terbaik di Indonesia

Kelas motor sport dengan harga dibawah 30 Juta Rupiah, dihuni oleh Yamaha Vixion, Honda CB150R, dan Kawasaki. Ketiga motor ini sama-sama menawarkan mesin bertenaga 150 cc dan desain body facelift atau tanpa fairing.

Walaupun sama-sama menawarkan mesin bertenaga 150 cc. Bukan hanya itu saja Motor Sport Murah yang bisa kita beli di Indonesi, karena masih banyak motor yang bisa kita dapatkan dengan harga terjangkau sesuai kapasitas mesin yang diusungnya, seperti dilansi otoboy.com(20/06/2017).

Berikut 5 Motor Sport Murah Terbaik di Indonesia :
1.Yamaha Byson Fi Rp 21.650.000
3.bp.blogspot.com
2.Kawasaki Pulsar 200 NS Rp 23.900.000
wilhinmotor.com
3.Yamaha New Vixion Advance Rp 24.250.000
pelangimotor.com
4.All New Honda CBR150R Street Fire Rp 25.400.000
media.pricebook.co.id
5.Honda All New CBR150R Rp 29.900.000
astra-honda.com
Harganya rata - rata dibawah 30 juta cocok buat kantong masyarakat Indonesia yang menyukai motor sport.

Minggu, 29 Oktober 2017

Mobil Sport Buatan Dalam Negri Ini Yang Tak Kalah Dengan Produk Luar

Dalam urusan pengembangan mobil listrik, indonesia bisa dibilang sebagai salah satu yang terdepan. mobil-mobil yang menggunakan tenaga listrik tersebut sudah 100% buatan lokal.
Menilik dari tampilannya, mobil-mobil tersebut terlihat tak kalah keren dengan mobil sport super mewah yang hanya diproduksi oleh pabrikan eropa.

Hanya saja kita tidak pernah mendengar kabar kelanjutan dari mobil-mobil super keren ini. apakah akan dilanjutkan untuk diproduksi secara massal atau cukup hanya menjadi mobil konsep yang akan menghilang ditelan zaman.

Meskipun demikian tidak ada salahnya kita turut mengagumi hasil karya anak bangsa.
Sv-1
Referensi pihak ketiga
Mobil ini adalah kelanjutan dari proyek skev-1 yang digagas oleh coachbuilder signal kustom dan lembaga ilmu pengetahuan indonesia (lipi). mobil ini memiliki model yang sangat indah dan futuristik. dalam hal kemampuan mesin, mobil ini berada di atas skev-1.
E&c
Referensi pihak ketiga
Mobil besutan its surabaya ini memilik wheelbase yang lebih besar dibandingkan mobil listrik nasional lainya, sehingga para pengendara mobil ini bisa mendapatkan ruang yang lebih besar. dengan tampilan sporty, untuk sekali pengisian batere, mobil ini bisa berjalan sejauh 24 kilometer.
pindad piev
Referensi pihak ketiga
Tak hanya menghasilkan senjata atau alat-alat kemiliteran, pt. pindad turut berperan dalam pengembangan mobil listrik. pindad piev adalah buah karya pt. pindad yang tentunya sarat dengan teknologi tinggi. mobil besutan pt. pindad ini mampu berjalan hingga kecepatan 80 km/jam sejauh 80 km.
Selo
Referensi pihak ketiga
Selo adalah pengembangan dari tuxuci. seperti halnya tuxuci, mobil ini memiliki aura sport yang sangat kuat. pasti pengalaman yang membanggakan jika dapat mengemudikan mobil ini di jalan raya. mobil buatan putra petir ini juga mendapatkan dukungan dari dahlan iskan.
Gendhis
Referensi pihak ketiga
Satu lagi mobil buatan tim putra petir adalah gendhis. tidak seperti selo yang memiliki aura sedang sport layaknya ferrari atau mclaren, mobil ini memiliki model yang lebih terlihat seperti sport suv. sepertinya mobil litrik ini lebih disasarkan kepada pengguna mobil keluarga karena kemampuan muatnya yang banyak.

Meskipun Indonesia sudah cukup dikenal dengan desain dan pengembangan mobil listrik, namun belum ada satupun dari mobil-mobil di atas yang diproduksi secara massal. pun kabarnya sekarang entah bagaimana. padahal dengan desain yang super keren tersebut pastinya dapat bersaing dengan mobil-mobil yang sudah ada, apalagi jika dibanderol dengan harga yang terjangkau.
Tetapi dengan adanya deretan mobil-mobil diatas, terlihat jelas bahwa secara teknologi negara indonesia tidak kalah dibandingkan dengan negara lain.

Kamis, 19 Oktober 2017

Miris! Masih Kelas 6 SD, Tapi Sudah Dihamili Pacar, Pelajaran Untuk Kita Semua

Perkembangan teknologi dan informasi, secara tidak langsung, ikut berdampak pada moralitas sebuah generasi. Teknologi tidak hanya memudahkan penggunanya dalam berkomunikasi dan mendapatkan informasi, ibarat sebuah mata pisau, terkadang juga bisa menggiring seseorang pada lubang kemaksiatan, yang pada akhirnya turut berpengaruh pada pola pikir dan pergaulan. 
Baru-baru ini, seperti dilansir dari grid.id (09/10/2017), sebuah pengakuan mengejutkan dibeberkan Mohd. Fadli Saleh, seorang guru di Malaysia, yang mengatakan bahwa muridnya, yang masih duduk di kelas 6 SD, sudah berbadan dua karena telah berhubungan intim dengan pacarnya. Kenyataan ini sungguh miris.

Jika dibandingkan dengan pergaulan zaman dulu, di mana banyak kasus siswi SMA yang putus sekolah karena hamil, maka di zaman canggih serba teknologi ini, tampaknya sudah memasuki era siswi SD, yang notabene merupakan masa kanak-kanak yang lugu dan polos.

Ilustrasi (www.tribunnews.com)
Fadli mengungkapkan hal yang lebih menghebohkan lagi. Pasalnya, kasus kehamilan sisiwi SD ini bukanlah kasus pertama yang pernah terjadi. Sebelumnya, seorang siswi kelas 4 SD bahkan diduga terlibat dalam pergaulan bebas, dan melakukan perbuatan amoral itu pada banyak kakak kelasnya.

Fenomena ini tentu saja sangat meresahkan para orang tua. Pergaulan bebas tidak bisa terus dibiarkan dan merajalela pada generasi muda yang harapannya merupakan para penerus bangsa. Tentu, para orang tua berperan besar dalam mendidik anak-anaknya dan mengontrol perilaku mereka.

Seperti dilansir dari laman tribunnews.com (09/10/2017), Mohd. Fadli mengatakan tak mau kejadian ini berulang di sekolahnya, dan menjadi hal biasa dalam pergaulan anak-anak zaman sekarang. Bahaya besar mengancam anak-anak yang hamil di usia dini, mulai dari penyebaran penyakit menular seksual, gagalnya persalinan yang menyebabkan kematian, selain juga dikucilkan dari pergaulan sosial.

Ya, sebuah pelajaran untuk kita semua, terutama para orang tua agar serius mendidik anaknya dan menjauhkan mereka dari lingkungan dan pergaulan negatif. Kalau menurut Sobat sendiri, bagaimana menanggapi fenomena perubahan zaman ini?

Senin, 16 Oktober 2017

Daftar Pembalap MotoGP 2017

Bagi penyuka balap motor tentu mengenal olahraga balap MotoGP. Sebagai Pertandingan balap motor terbesar didunia tentu MotoGP telah menyajikan tontonan yang menarik dengan menghadirkan hanya pembalap pembalap terhebat didunia saja yang dapat bertanding di MotoGP. Musim MotoGP 2017 akan segera dimulai. Menghadrikan 23 Pembalap, 12 Tim dan 5 Motor Superbike hanya akan ada 1 pemenang. berikut biodata pembalap MotoGP 2017 :

Yamaha Movistar (Yamaha)
1. Valentino Rossi (46)
Valentino Rossi (46)

Start : 284
Win : 88
Podium : 183
Pole : 53
Fastetst Lap : 75
World Championship : 7 (2001, 2002, 2003, 2004, 2005, 2008, 2009)
Born : Urbino, Italia, 16 Febuari 1979
Lahir di Italia dan merupakan anak dari Grazianno Rossi yang merupakan seorang pembalap tentu sudah menjadi lingkungan yang sangat mendukung The Doctor untuk menjadi pembalap sejak kecil. Saat anak seumurannya masih bermain mobil mobilan, Rossi sudah bermain main dengan motor balap mininya. Pertama kali Rossi mengikuti pertandingan balap motor saat berumur 17 tahun di balapan motor 125 cc menggunakan motor Aprillia RS125. 2 tahun berikutnya Rossi naik ke pertandingan 250 cc dan tetap mewakili Aprillia. Tahun 2000 Rossi naik kekelas balap motor 500 cc bersama Honda. Saat baru berusia 23 tahun Rossi mengikuti Balap MotoGP bersama Honda, tetapi 2 tahun kemudian dia pindah ke tim Yamaha dan pada tahun 2011 Rossi pindah ke Ducati. Namun ketika bersama Ducati 2 tahun, Prestasi Rossi turun dan akhirnya ia memilih kembali ke Yamaha sampai sekarang.


2. Maverick Vinales (25)
Maverick Vinales (25)

Start : 36
Win : 1
Podium : 4
Pole : -
Fastest Lap : 2
World Championship : 0
Born : Figuerez, Spanyol, 12 Januari 1995
Pertama terjun kedunia balap motor saat usianya baru berusia 16 tahun, Maverick Vinales meraih juara 3 diakhir klasemen. Dithaun berikutnya Maverick mencoba Moto 3 bersama Honda dan meraih 5 kemenangan dan berhasil menempati juara 3 diakhir musim. Tahun berikutnya ia masuk di Moto 2 dan kembali menmpati urutan 3 diakhir musim. Hingga pada akhirnya pada tahun 2015 Suzuki mengontrak Maverick untuk mengikuti MotoGP saat usia Maverick masih 20 tahun. Namun pada tahun 2017 ini Maverick berpindah tim ke Yamaha Moviastar untuk mendampingi Rossi.

Repsol Honda Team ( Honda)
1. Marc Marques (93)
Marc Marques (93)

Start : 72
Win : 29
Podium :50
Pole : 37
Fastest Lap :  34
World Championship : 3 (2013,2014, 2016)
Born : Lleida, Spanyol, 17 Febuari 1993
Pertama kali mengikuti kejuaraan balap motor pada tahun 2008 ketika usianya masih 15 tahun bersama KTM dikejuaraan balap motor 125 cc. Dipertandingan balap motor 125 cc ini juga ia mendapat julukan "baby alien" setelah mendapatkan pole position. 2 tahun kemudian Marc berhasil keluar sebagai juara dan mulai memasuk moto 2 bersama tim Monlau Competition. Cukup 1 tahun saja di Moto 2, Pada usianya yang ke 20 tahun ia masuk ke MotoGP bersama Tim Repsol Honda sampai sat ini.

2. Daniel Pedrosa (26)
Daniel Pedrosa (26)

Start : 181
Win : 29
Podium : 103
Pole : 28
Fastest Lap : 41
World Championship : 0
Born : Sabadell, Spain, 29 september 1985
Pertama belajar sepeda ketika berusia 4 tahun menggunakan Italjet 50. Ketika berusia 6 tahun ia dibelikan sebuah sepeda balap Kawasaki dan mulai belajar balapan. Pada usia 9 tahun Dani mulai mengikuti balap motor mini dan pada tahun 2001, ketika usianya baru 16 tahun ia mendaftar dikejuaraan balap motor 125 cc bersama Honda Movistar. Sampai tahun 2005 Dani mencoba balapan di Moto3 dan Moto 2 hingga akhirnya ia masuk di MotoGP pada tahun 2006 bersama Honda hingga sekarang. Dengan tinggi badan tidak mencapai 160 cm awalnya banyak orang ragu ia mampu mengndarai motor RC211v milik Honda, namun kini ia membuktikan bahwa ia mampu.

Ducati Team
1. Andrea Davionzo (4)
Andrea Davionzo (4)

Start : 160
Win : 2
Podium : 34
Pole : 5
Fastest Lap : 3
World Championship : 0
Born : Forli, Italia, 23 Maret 1986
Bakat Andrea Davionzo terlihat sejak ketika ia berumur 15 tahun, ketika itu ia menjuarai balap motor 125 cc tahun 2001 di Eropa. Tahun berikutnya ia bergabung dengan Tim Scot Honda dibalap motor 125 cc dan pada tahun 2005 ia mencoba masuk ke moto 2 bersama Honda. 3 tahun kemudian ia masuk MotoGP bersama Jir Honda Scot dan tahun berikutnya ia pindah ke Tim Honda Repsol. Namun sayangnya pada tahun 2012 Honda Repsol tidak mau memermanjang kontraknya dan membuat Andrea harus membuat kontrak dengan Yamaha Tech 3. Pada tahun 2013 Rossi pindah dari Ducati ke Yamaha Movistar, pada kesempatan itu Andrea membuat kontrak dengan Ducati sampai sekarang.

2. Jorge Lorenzo (99)
Jorge Lorenzo (99)

Start : 156
Win : 44
Podium : 107
Pole 39
Fastest Lap : 28
World Championship : 3 (2010, 2012, 2015)
Born : Palma De Mallorca, Spain, 4 Mei 1987
Sejak kecil Lorenzo selalu ingin mengikuti balap motor, namun ada masalah karena usia minimal untuk mendaftar balap motor adalah 15 tahun. pada tanggal 4 mei 2002 bertepatan saat ulang tahunnya yang ke 15 Lorenzo langsung mendaftar untuk mengikuti kualifikasi balap motor yang ke 2. Ia berhasil memenangi kejuaraan balap pertama dimusim berikutnya di Brazil. ahun 2005 ia mulai ikut kejuaraan motor 250 cc dan sering naik podium, disini ia mulai dilirik tim tim MotoGP. Pada tahun 2008 Lorenzo masuk di MotoGP bersama Fiat Yamaha untuk mendampingi Rossi. Hebatnya pada seri pertamanya, Lorenzo langsung merebut Pole Position. Di seri berikutnya Lorenzo beberapa kali mengalami kecelakaan pada sesi latihan yang membuatnya tidak fit saat balapan. Selama 1 tim Yamaha bersama Rossi, Lorenzo sering berselisih paham dan bertengkar dengan Rossi dan pada 2016 Lorenzo memutuskan untuk pindah ke Ducati di MotoGP 2017.


Team Suzuki ECSTAR

Andrea Iannone (29)
Andrea Iannone (29)

Start : 65
Win : 1
Podium : 7
Pole : 2
Fastest Lap 3
World Championship : 0
 Born : Vasto, Italia, 9 August 1987
Terjun didunia balap pertama kali pada tahun 2005 dengan mengikuti kejuaraan balap motor 125 cc bersama Aprillia. Selama dikelas 125 cc dan 250 cc Andrea tidak mendapat catatan yang begitu membanggakan. Tetapi pada tahun 2013 Andrea dengan berani memasuki MotoGP bersama Tim Pramac Ducati dan tahun 2015 dia bergabung dengan tim  Ducati.

Alex Rins (42)
Alex Rins (42)

Born : Barcelone, Spain 8 December 1995

Mengikuti Moto 3 pada tahun 2013 bersama Tim Suter Honda berhasil membawa Rins menjadi runner up. Tahun 2014 Rins mencoba Moto 2 Honda dan sempat pindah ke pabrikan Paginas Amarilas hingga tahun 2016. Tahun 2017 ini akan menjadi musim pertama Rins di MotoGP. Goodluck Rins !.

Redbull KTM Factory Racing

Bradley Smith(38)
Bradley Smith(38)

Born : Oxford, England, 28 November 1990
Sejak kecil Bradley tidak asing lagi dengan balap motor. Ayah Braley, Alan, memiliki trek sirkuit pribadi yang digunakan untuk mengajarkan Bradley balap motor. Terjun di balap motor 125 cc bersama Honda Repsol pada tahun 2006 tidak memiliki hasil yang begitu memuaskan hingga tahun 2011 ia pindah ke Moto 2 bersama Yamaha Tech 3. 2 tahun kemudian Bradley menjadi pembalap MotoGP bersama Yamaha Tech 3 dan baru tahn2017 ini dia berpindah ke KTM.

Pol Esparago (44)
Pol Esparago (44)

Born :  Granolles, Spain, 10 June 1991
Esparago berhasil menjadi juara dunia di Moto 2 pada tahun 2013 bersama tim Kalex. Hal tersebut membuat tim Yamaha Tech 3 merekrutnya kedalam MotoGP pada tahun 2014. Esparago bersama Yamaha Tech 3 sampai tahun 2016 dan akhirnya pindah ke KTM di tahun 2017 ini.


Aprilia Gresini Team

Aleix Esparago (41)
Aleix Esparago (41)

Start : 113
Wins :0
Podium : 1
Poles : 2
Fastest Lap :0
World Championship : 0
Born : Granolles, Spain, 30 July 1989

Aleix Esparago adalah saudara kandung dari Pol Esparago. Memulai karirnya bersama Honda pada aajang balap otor 125 cc pada tahun 2004, Aleix pun mencoba masuk kedalam ajang MotoGP bersama Ducati pada tahun 2009. Namun karena Aleix tidak dapat bersaing didalam MotoGP, Aleix sempat kembali di Moto2 pada tahun 20011 dan kembali lagi ke MotoGP pada tahun 2012. Aleix sempat sekali masuk podium di MotoGP bersama Yamaha pada tahun 2014. dan pindah ke Suzuki selama 2 tahun dan akhirnya berpindah lagi ke Tim Aprilia tahun ini.

Sam Lowes (22)
Sam Lowes (22)

Born : Lincoln, England, 14 september 1990
Pembalap baru di MotoGP tahun ini. Telah berpengalaman di Moto2 selama 3 tahun sejak tahun 2014. Goodluck Sam !!!

Yamaha Tech 3

Johann Zarco (5)
Johann Zarco (5)

Born : Cannes, France, 16 July 1990
Memulai karirnya pada tahun 2009 di Ajang balap motor 125 cc bersama motor Aprilia. Pada tahun 2012 ia berpindah ke Moto2 bersama Team Motobi tetapi tidak mencetak prestasi sama sekali. Musim berikutnya di Moto2 Johann pindah ke team Caterham dan menempati posisi 6. Masih belum puas, Johann pun pindah ke Team Kalex pada tahun 2015dan mampu menjadi juara di Moto2, saat itu Johann mengalahkan Alex Rins dengan selisih poin yang cukup jauh. Tahun 2016 ia mampu mempertahankan juaranya dan tahun 2017 ini Johann mencoba MotoGP.

Jonas Folger (94)
Jonas Folger (94)

Born : Germany, 13 august 1993
Juga merupakan pendatang baru di MotoGp setelah sebelumnya bertanding di Moto2 selama 3 musim. Sejak umur 2 tahun Jonas telah ikut dalam MotoGP akademi sehingga ia sudah terbiasa dengan balap motor sejak usianya masih sangat muda.


LCR Honda

Cal Crutchlow (35)
Cal Crutchlow (35)

 Stat : 105
Win : 2
Podium :12
Poles : 3
World Championship : -
Born : Coventry, England, 29 Oktober 1985

Ayah Cal, Derek juga merupakan seorang pembalap, meski ayahnya seorang pembalap Cal tidak tertarik dengan balap motor saat kecil. Cal baru tertarik dengan balap motor ketika umur 11 tahun. Sebelum bergabung dengan MotoGP bersama Yamaha Tech tahun 2011, Cal telah mengikuti berbagai kejuaraan superbike seperti WSBK pada tahun 2010. Pada tahun 2014 Cal sempat pindah ke Ducati selama 1 musim dan musim berikutnya pindah ke LCR Honda.


Marc VDS Racing Team (Honda)

Jack Miller (43)
Jack Miller (43)

Start : 31
Win : 1
Podium : 1
Poles : -
Fastest Lap : -
World Championship : -
Born : Townsville, Queensland, Australia, 18 January 1995

Jack dibesarkan dilingkungan yang sangat mendukung ia menjadi seorang pembalap. Ketika berumur 8 tahun, Jack memenangi kejuaraan dirt bike 65 cc. Ditahun berikutnya ia memenangi kejuaraan Motocross di Australia. Pada tahun 2012 ia mengikuti kejuaraan Moto 3 dan pada tahun 2015 ia mengikuti MotoGP bersama Team VDS hingga sekarang.

Esteve "Tito" Rabat (53)
Esteve "Tito" Rabat (53)

Born : Barcelona, Spain, 29 Mei 1989

Telah bersama Team VDS sejak tahun 2016 tetapi Tito belum mencetak hasil yang gemilang di MotoGP. Sebelumnya Tito telahberpengalaman selama 10 tahun di balap motor 125 cc dan Moto2.

Aspar Team (Ducati)

Alvaro Bautista (19)
Alvaro Bautista (19)

Start : 50
Win : -
Podium : 2
Poles : 1
Fastest Lap : -
Born : Talavera De La Reina, Spain, 21 November 1984

Mengawali Pengalamannya di MotoGP pada tahun 2010 bersama Suzuki, Alavro tidak mendapat podium sama sekali. Tahun 2012 Alvaro pindah ke Honda dan mampu mencetak Pole sekali dan finish diposisi ke-3 sebanyak 2 kali. Tahun 2014 Alvaro kembali berhasil mengambil posisi ke-3 sebanak satu kali. Tahun 2015 Alvaro pindah ke Team Aprillia dan tidak pernah mendapat podium dan tahun ini ia bergabung dengan team Aspar.

Karel Abraham (7)
Karel Abraham (7)

Born : Cekoslovakia, 2 Januari 1990

Saat Pindah ke MotoGP dari Moto 2 pada tahun 2011, Karel mendapat kritikan dari pembalap Casey Stoner karena Karel hanya bermodalkan 2 podium saja dari Moto2 dan sudah mau mencoba MotoGP bersama Team Ducati. 2 tahun bersama Ducati dan taun 2013 Karel pindah ke Aspar Team hingga 2 tahun bersama Team Honda Karel tidak behasil meraih podium satu pun. Pada tahun 2016 Karel pindah ke WSBK bersama BMW dan tahun 217 ini Karel kembali ke MotoGP

Avintia Team (Ducati)

Loriz Baz (76)
Loriz Baz (76)

Start : 15
Win : -
Podium : -
Poles : -
Fastest Lap : -
World Championship : -
Born : Sallanches, France, 1 Februari 1993

Baz pertama kali mengikuti kejuaraan Balap Motor Dunia pada tahun 2012 Baz bergabung dengan World Superbike (WSBK) bersama tim Kawasaki. Pada tahun 2014 Baz menempati 5 peringkat besar di WSBK dan pada tahun berikutnya ia mulai bergabung dengan MotoGP bersama Team Forward (Yamaha) namun selama karirnya di MotoGP ia tida mencetak hasil yang begitu gemilang. Pada tahun 2016 sampai musim ini Baz bertanding di MotoGP bersama Tim Avintia. Hal menarik dari Baz adalah ia termasuk rider dengan badan paling tinggi yaitu 191 CM.

Hector Barbera (8)
Hector Barbera (8)

Start : 121
Win : -
Podium : -
Poles : -
Fastest Lap : -
World Chamionship : -
Born : Dos Aguas, Spain, 2 November 1986

Barbera memulai karirnya ketika ia berumur 15 tahun dengan menempati posisi 3 di akhir musim di kejuaraan motor 125 CC. Pada tahun 2005-2009 Barbera bertanding dikejuaraan 250 cc dan mencetak hasil yang cukup gemilang sehingga pada tahun 2010 Barbera memutuskan mulai bertanding di MotoGP bersama Tim Aspar. Pada tahun 2013 Barbera pindah ke team Avintia hingga tahun ini.

Octo Pramac Team (Ducati)
Danillo Petrucci (9)
Danillo Petrucci (9)


Start : 82
Win : -
Podium : 1
Poles :-
Fastest Lap 1
World Championship : -
Born : Terni, Italia, 24 October 1990

Pertama membalap di MotoGP tahun 2012 bersama Tim Loda Suter selama 2 tahun tetapi Danillo belum menghasilkan prestasi sama sekali hingga akhirnya ia pindah ke Tim ART dan pindah lagi ke Tim Pramac. Ditahun pertamanya bersama Ducati Danill sempat menempati podium dan menjadi Fastest Lap pada tahun 2015.

Scott Redding (45)
Scott Redding (45)

STart : 56
Win : -
Podium : 2
Poles : -
Fastest Lap : -
World Championship : -
Born : England, 4 Januari 1993

Pada tahun 2008 Scott memulaidebut pertamanya bersama Aprillia dengan menempati posisi 5 kejuaraan motor 125 cc. Scott juga menjadi pembalap rookie of the year setelah kemenangannya disalah satu sirkuit Inggris. Pada tahun 2010 Scott bergabung membalap di Moto2. Tahun pertamanya di Moto 2 Scott terlibat kecelakaan maut yang menewaskan Pembalap Shoya Tomizawa di sirkuit Sana Mariano, Italia. Namun pada tahun 2010 ini juga ia berhasil meraih 2 podium dalam 1 musim pertamanya. Tahun 2013 Scott menmpati peringkat 2 di Moto2 dan tahun berikutnya ia bergabung di MotoGP bersama Tim Honda Gresini. Ditahun 2016 Scott dikontrak Octo Pramac Ducati hingga 2018.

PEMBACA